Spiritualitas KTM
Spiritualitas
KTM bersumber pada spiritualitas karismatik Katolik dari satu pihak dan dari
pihak lain dari spiritualitas Karmel. Keduanya telah menyatu menjadi satu
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam hidup dan pelayanan KTM. Karena itu
KTM merupakan suatu persekutuan hidup, dengan suatu komitmen, bukan hanya
sekedar persekutuan doa.
Spiritualitas Karismatik Katolik
KTM
dalam hidup dan karyanya berinspirasi, bahkan dijiwai oleh Pembaharuan
Karismatik Katolik, namun tiak identik dengan persekutuan doa. KTM boleh
disebut karismatik pertama-tama dalam arti teologisnya, bukan dalam arti
sosiologisnya. Hal itu dapat diuraikan lebih lanjut sebagia berikut:
- Dalam keyakinan dan hidupnya KTM bergantung seluruhnya dari Roh Kudus dan kuasaNya.
- Kesadaran akan ketergantungannya pada Roh Kudus diperolehnya lewat suatu pengalaman Roh Kudus yang dialaminya lewat suatu pencurahan Roh Kudus.
- Dalam hidup dan karyanya secara nyata KTM mengandalkan kuasa dan bimbingan Roh Kudus.
- Khususnya di dalam pelayanannya KTM mempergunakan karunia-karunia Roh Kudus yang dianugerahkan Allah kepadanya. Ia sadar, bahwa tanpa karunia-karunia Roh Kudus KTM tidak akan dapat memberikan pelayanan yang diharapkan daripadanya.
- Disebut karismatik Katolik, karena dalam penghayatan hidup dan karyanya KTM ingin tetap menjadi orang Katolik yang sejati, Katolik 100% dalam persekutuan dengan seluruh Gereja di bawah pimpinan uskup.
Secara sosiologis KTM tidak
identik dengan persekutuan doa karismatik, tidak identik dengan
manifestasi-manifestasi persekutuan doa yang memang dapat berbeda-beda.
Artinya, seorang anggota KTM tetap dapat menjadi seorang anggota yang baik,
walaupun ia tidak ikut dalam persekutuan doa. Suatu persekutuan hidup
mengandaikan komitmen-komitmen tertentu, dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban
tertentu, sedangkan sebuah persekutuan doa umumnya tidak memiliki semuanya itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar